o Cinta Kasih
Cinta. Manusia dalam kehidupannya selalu mempunyai rasa cinta. Banyak dari sebagian orang tidak mendalami akan rasa kasih yang ada di dalam cinta itu sendiri, karena rasa cinta saja belum cukup belum tentu cukup kalau tidak dibarengi dengan rasa kasih. Karena kasih itu sendiri memiliki arti cinta yang mendalam, dalam arti bahwa cinta belum pasti kasih, namun kasih sudah pasti cinta. Rasa suka seseorang inilah yang kita rasakan akan memberikan rasa cinta kasih.
Cinta adalah makna yang tersirat dalam hati, sedangkan kasih adalah makna yang tersurat dalam suatu tindakan dan perbuatan. Cinta kasih adalah perasaan suka dan sayang kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Cinta mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih bersumber dari cinta yang mendalam. Cinta juga dapat diartikan dalam arti lain yaitu pengikat yang kokoh antara manusia dan tuhannya sehingga manusia menyembah tuhan dengan ikhlas dan menaati perintahnya.
Cinta. Manusia dalam kehidupannya selalu mempunyai rasa cinta. Banyak dari sebagian orang tidak mendalami akan rasa kasih yang ada di dalam cinta itu sendiri, karena rasa cinta saja belum cukup belum tentu cukup kalau tidak dibarengi dengan rasa kasih. Karena kasih itu sendiri memiliki arti cinta yang mendalam, dalam arti bahwa cinta belum pasti kasih, namun kasih sudah pasti cinta. Rasa suka seseorang inilah yang kita rasakan akan memberikan rasa cinta kasih.
Cinta adalah makna yang tersirat dalam hati, sedangkan kasih adalah makna yang tersurat dalam suatu tindakan dan perbuatan. Cinta kasih adalah perasaan suka dan sayang kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Cinta mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih bersumber dari cinta yang mendalam. Cinta juga dapat diartikan dalam arti lain yaitu pengikat yang kokoh antara manusia dan tuhannya sehingga manusia menyembah tuhan dengan ikhlas dan menaati perintahnya.
o Dalam
cinta, terdapat 3 unsur yang berkaitan yaitu : Keintiman, Gairah, dan Komitmen.
Keintiman membawa cinta dalam kedekatan hubungan antar manusia. Gairah
memandang cinta secara seksual dan fisik(cantik atau ganteng). Dan yang
terakhir adalah komitmen, yaitu suatu pernyataan terhadap rasa cinta. Ketika
unsur keintiman dan komitmen dijalankan, akan timbul suatu rasa cinta
yang hampa. Yang menyatakan adanya ketertarikan dan kedekatan antar lawan
jenis. Kemudian jika unsur komitmen dan nafsu bersatu, akan muncul suatu rasa
cinta yang bersifat romantis. Karena ada suatu komitmen atau pernyataan cinta
terhadap lawan jenis akan adanya ketertarikan secara seksual dan fisik.
Sedangkan jika nafsu dan keintiman berhubungan, maka rasa cinta yang terjadi
abstrak. Kenapa? Karena ada ketertarikan secara seksual dan fisik juga
kedekatan tetapi tidak ada komitmen atau status dalam menjalin hubungan.
Kemudian terdapat tingkatan dalam cinta, terbagi menjadi 3 tingkatan. Yang pertama, cinta yang berdasar dengan harapan untuk mendapat sesuatu. Biasanya sesuatu tersebut berupa materi. Lalu yang kedua adalah cinta yang berdasar harapan mendapat ridho kekasih. Dan yang terakhir adalah cinta yang berdasar harapan untuk mendapat ridho tuhan sekaligun ridho kekasih.
Kemudian terdapat tingkatan dalam cinta, terbagi menjadi 3 tingkatan. Yang pertama, cinta yang berdasar dengan harapan untuk mendapat sesuatu. Biasanya sesuatu tersebut berupa materi. Lalu yang kedua adalah cinta yang berdasar harapan mendapat ridho kekasih. Dan yang terakhir adalah cinta yang berdasar harapan untuk mendapat ridho tuhan sekaligun ridho kekasih.
Cinta menurut ajaran agama
Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada
laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan
Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya
ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya.
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Ar Rum ayat 21).
Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit.
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Ar Rum ayat 21).
Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit.
Pengertian kasih sayang
Kasih sayang adalah suatu sikap saling
menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik mahluk hidup maupun benda
mati seperti menyayangi diri sendiri sendiri berlandaskan hati nurani yang
luhur. Kita sebagai warga negara yang baik sudah sepatutnya untuk terus memupuk
rasa kasih sayang terhadap orang lain tanpa membedakan saudara , suku, ras,
golongan, warna kulit, kedudukan sosial, jenis kelamin, dan tua atau muda.
Kasih Sayang dalam Keluarga Keluarga adalah sebagai suatu kesatuan dan
pergaulan yang paling awal. Sebagai satu kesatuan merupakan gabungan dari
beberapa orang yang ditandai oleh hubungan genelogis dan psikologis yang saling
ketergantungan dengan karakteristiknya yang berbeda. Jadi keluarga
menggambarkan ikatan atau hubungan di antara anggota keluarganya yang diikat
dengan berbagai sistem nilai. Keluarga dalam bentuk apapun pada hakekatnya
merupakan persekutuan hidup, dalam kedudukan inilah lahir berbagai fungsi
keluarga. Keluarga merupakan bagian dari lingkungan kecil yang terdiri dari
ayah, ibu, dan anak yang merupakan bagian dari masyarakat dan bangsa, oleh
karena itu kekuatan suatu negara bersumber pada kekuatan keluarga, baik
menyangkut kelancaran, keselamatan maupun kelangsungan hidup suatu keluarga.
Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memelihara iklim emosional
keluarga adalah dengan adanya sikap kerjasama dalam memenuhi
kebutuhan-kebutuhan anggota keluarganya. kebutuhan-kebutuhan itu meliputi: Kasih
sayang adalah faktor yang cukup penting dalam kehidupan anak, kasih sayang
tidak akan dirasakan oleh si anak apabila dalam kehidupannya mengalami hal-hal
sebagai berikut :Kehilangan pemeliharaan orang tuanya, Anak merasa tidak
diperhatikan , dan kurang disayangi., Orang tua terlalu ambisius dan otoriter,
Orang tua yang mempunyai sikap yang berlawanan. Seorang anak merasa diterima oleh orang tua
apabila dia merasa bahwa kepentingannya diperhatikan serta merasa bahwa ada
hubungan yang erat antara si anak dengan keluarganya. Anak yang merasa
sungguh-sungguh dicintai oleh orang tua dan keluarganya pada umumnya akan merasa
bahagia dan aman. Setiap anak ingin merasa bahwa ia mempunyai tempat dalam
keluarganya, dalam arti bahwa ia ingin diperhatikan, ingin agar ibu dan
bapaknya, dan anggota keluarga lainnya mau mendengar dan tidak mengacuhkan apa
yang dikatakannya. Kebutuhan yang dimaksud disini adalah kebebasan dalam
batas-batas kewajaran. Pada umumnya anak menginginkan kebebasan dari orang
tuanya dalam hal melakukan berbagai aktifitas dan memiliki teman bergaul.
Pengertian Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat
atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat
erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan
realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban
yang dilandasi rasa cinta dan kasih.
Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam
masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan
organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.
Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara
pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal
perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya
semakin berkurang.
Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia
berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan –
jalan dan sebagainya.
Pengertian Pemujaan
Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan
sesuatu yang kita senangi.Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti
memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada.seperti
Pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaa bahwa para leluhur yang telah
meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang
yang masih hidup. Dalam beberapa budaya Timur, dan tradisi penduduk asli
Amerika, tujuan pemujaan leluhur adalah untuk menjamin kebaikan leluhur dan
sifat baik pada orang hidup, dan kadang-kadang untuk meminta suatu tuntunan
atau bantuan dari leluhur. Fungsi sosial dari pemujaan leluhur adalah untuk
meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti bakti pada orang tua, kesetiaan
keluarga, serta keberlangsungan garis keturunan keluarga.
Pengertian Belas Kasihan
Belas kasih (composian)adalah kebajikan
-satu di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang
lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan
sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam
filsafat, masyarakat, dan kepribadian . Ada aspek belas kasih yang
menganggap dimensi kuantitatif, seperti individu belas kasih yang sering diberi
milik kedalaman,kekuatan atau gairah .
Lebih kuat dari empati , merasakan umumnya
menimbulkan aktif keinginan untuk meringankan penderitaan orang lain. Hal ini
sering, meskipun tidak pasti, komponen kunci dalam apa yang memanifestasikan
dalam konteks sosial .Dalam etika istilah, berbagai ungkapan bawah usia yang
disebut Golden Rule mewujudkan oleh implikasi prinsip kasih sayang: untuk orang
lain apa yang Anda ingin mereka lakukan untuk Anda .
Pengertian Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan
yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya. cinta kasih erotis
bersifat ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih erotis kerap kali
di campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif berupan jatuh cinta.
Tetapi seperti yang telah dikatakan terlebih dahulu , pengalaman intimitas,
kemesraan yang tiba-tiba ini pada hakekatnya hanya sementara.
Keinginan seksual menuju kepada penyatuan diri, tetapi sekali-kali bukan merupakan nafsu fisi belaka, untuk meredakan ketegangan yang menyakitkan. Rupanya keinginan seksual dengan mudah dapat di dicampuri atau di stimulasi oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam.
Dalam cinta kasih erotis terdapat eksklusivitas yang
tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan, sering
kali eksklusivitas dalam cinta kasih erotis di salah tafsirkan dan di artikan
sebagai suatu ikatan hak milik, contoh sering kita jumpai separang orang-orang
yang sedang saling mencintai tanpa merasakan cinta kasih terhadap setiap orang
lainya.
Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain(wanita ataupun pria). Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai hasil suatu reaksi emosional dan spontan.
Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi orang lain(wanita ataupun pria). Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai hasil suatu reaksi emosional dan spontan.
Dengan demikian, bahwa cinta kasih erotis merupakan
atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak
lain dari perbuatan kemauan.
soal :
1. Ada
berapakah tingkatan dalam cinta?
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
2. kebajikan satu di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk
penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan
landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi
prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian. Pernyataan ini
adalah pengertian dari:
a.
Belas Kasih
b.
Kemesraan
c.
Pemujaan
d.
Kasih Sayang
3. Yang
bukan termasuk tingkat kemesraan berdasarkan umur, yaitu:
a. anak-anak
b. remaja
c. rumah
tangga
d. usia
lanjut
4. Dalam
cinta, terdapat 3 unsur yang berkaitan, kecuali...
a.
Keintiman
b.
Gairah.
c.
Kasih
Sayang
d.
Komitmen
5. Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada
laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari ...
a. fitrah
b.
Gairah.
c.
Kasih Sayang
d. Komitmen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar